Senin, 03 April 2017

Penyakit dan Hama Pada Tanaman Cabe

Penyakit dan Hama Pada Tanaman Cabe


Melakukan budidaya tanaman cabe adalah salah satu usaha tani yang menjanjikan. Permintaan cabe di pasaran sangat baik, cabe sudah seperti bahan pokok masyarakat, bahkan akhir akhir ini harga cabe di pasaran melonjak sangat tinggi, atau pada saat menjelang Hari raya.

Budidaya cabe memerlukan modal yang tidak sedikit dan memerlukan ketrampilan atau pengetahuan yang lebih dibandingkan budidaya tanaman lainnya. Bahkan tidak jarang petani cabe yang sering merugi, karena tidak memperhatikan faktor cuaca, serangan hama atau penyakit virus. Maka dari itu, untuk menekan kerugian harus perlu diperhatikan matang matang segala resiko dan gangguan dalam budidaya tanaman cabe.

melakukan budidaya cabe dengan teknik hidroponik juga sering juga masih didatangi berbagai jenis penyakit ini, penyebabnya mungkin dari lingkungan yang kurang bersih, dan banyakbakteri bakteri yang bersarang diarea perkebunan.

Banyak sekali Hama, penyakit, atau virus yang menyerang tanaman cabe, yang sering kita jumpai adalah daun kriting / mosaik. ada beberapa jenis penyakit pada tanaman cabe, diantaranya adalah:
  1. Penyakit busuk pada buah. Adapun jenis-jenis penyakit yang banyak menyerang cabai antara lain antraks atau patek. Gejala serangan antraks atau patek ialah bercak – bercak pada buah, buah kehitaman dan membusuk, kemudian rontok
  2. Penyakit Layu cabe. Penyakit layu cabe disebabkan oleh bakteri layu. Penyebaran penyakit layu bakteri dapat melalui benih, bibit, bahan tanaman yang sakit, residu tanaman, irigasi (air), serangga, nematoda dan alat-alat pertanian. Bakteri layu biasanya menghebat pada tanaman cabai di dataran rendah. Gejala kelayuan tanaman cabai terjadi mendadak, dan akhirnya menyebabkan kematian tanaman dalam beberapa hari kemudian. Bakteri layu menyerang sistem perakaran tanaman cabai. Bila pangkal batang cabai yang diserang, dipotong atau dibelah, kemudian direndam dalam gelas berisi air bening, maka setelah beberapa menit digoyang-goyangkan akan keluar cairan berwarna coklat susu atau berkas pembuluh batangnya berwarna coklat berlendir (slime bakteri). Gejala yang dapat diamati secara visual pada tanaman cabai adalah kelayuan tanaman mulai dari bagian pucuk, kemudian menjalar ke seluruh bagian tanaman. Daun menguning dan akhirnya mengering serta rontok. Penyakit bakteri layu dapat menyerang tanaman cabai pada semua tingkatan umur, tetapi paling peka adalah tanaman muda atau menjelang fase berbunga maupun berbuah
  3. yang paling menjadi sorotan pada bahasan kali ini adalah virus yang menyerang tanaman cabe pada daun. Penyakit virus pada tanaman cabai di pulau Jawa dan Lampung ditemukan adanya Cucumber Mosaic Virus (CMV), Potato Virus Y (PVY), Tobacco Etch Virus (TEV), Tobacco Mosaic Virus (TMV), Tobacco Rattle Virus (TRV), dan juga Tomato Ringspot Virus (TRSV).
    Gejala penyakit virus yang umum ditemukan adalah daun mengecil, keriting, dan mosaik yang diduga oleh TMV, CMV dan TEV. Penyebaran virus biasanya dibantu oleh serangga penular (vektor) seperti kutu daun dan Thrips. Untuk menangani masalah ini, tanaman cabai yang terserang virus seringkali mampu bertahan hidup, tetapi tidak menghasilkan buah. Pemberantasan serangga vektor (penular) seperti Aphids dan Thrips dengan semprotan insektisida yang efektif. Tanaman cabai yang menunjukkan gejala sakit dan mencurigakan terserang virus dicabut dan dimusnahkan.
    virus tanaman cabai
Dan masih banyak lagi hama hama yang menyerang tanaman cabe,seperti ulat, Kutu daun, hama tunggau, untuk mengatasi semua tanaman yang terserang virus tersebut harus dimusnahkan dan dibakar. dan selanjutnya dilakukan rotasi tanaman, dengan menanam tanaman yang tidak satu family atau tidak sejenis, agar perkembangan hama dan virus tanaman tersebut tidak bisa melanjutkan siklus nya.

Senin, 06 Maret 2017

Syarat Air

Syarat Air Untuk Hidroponik


Air yang akan digunakan untuk melakukan budidaya hidroponik tidak boleh berupa air irigasi dari ladang pertanian. Air semacam itu sudah tidak bersih lagi. Untuk budidaya hidroponik diperlukan air tanah dari sumur. diperkirakan air tanah ini sudah bersih mendekati murni, karena sudah bebas dari berbagai bahan pencemar. Air ini sudah tersari berbagai lapisan batu dan tanah yang tebal.

Syarat utama yang harus dipenuhi oleh air awar dari sumur ialah, derajat keasaman / pH nya harus diantara 6-6,5. Sebab, tanaman hidroponik dapat tumbuh dengan baik pada kisaran pH 6 hingga 6,5. dalam suasanya yang agak asam mendekati netral ini, ionisasi (penguraian senyawa menjadi ion atau atom yang bermuatan listrik) dari air paling getol. jumlah ion H+ yang  agresif, bisa membuat larutan pupuk kimia terurai dengan pesat. Hasil ionisasi berupa mineral kemudian mudah diserap oleh akar tanaman. dengan penyerapan unsur makanan yang lebih cepat, maka tanaman mampu tumbuh dengan baik.

Angka pH 6 berarti kepekatan ion H+ (Hidrogen) dalam air sebesar 1/1.000.000 grammol/liter. Selain itu air yang bersuasana netral ber pH 7, berarti mengandung ion hidrogen sebanyak 1/10.000.000 grammol/liter. kandungan ion hidrogen lebih sedikit dibandingkan dai air asam yang mengandung ionhidrogen sebanhyak 1/100.000 grammol/liter.

Suasanaair asam, netral, atau alkalis, bergantung pada kadar kandungan ion hidrogen, yang berasal dari senyawa yang kebetulan larut dalam air tersebut. Air sumur daerah pegunungan biasanya agak asam (pH 6) karena mengandung himus. sedangkan air sumur didataran rendah dekat patai biasanya alkalis (pH 7,5 hingga 8) karena mengandung kapur dan garam. Untuk mengetahui kadar pH suatu larutan bisa menggunakan alat ukur pH larutan, ada yang bisa menggunakan pH meter digital, bisa juga menggunakan kertas pH.

Selasa, 28 Februari 2017

Hidroponik

Hidroponik

Bertanam Hidroponik jual pupuk hidroponik Jual nutrisi hidroponik AB mix, Pelatihan hidroponik Budidaya Hidroponik pati, Bertanam Hidroponik budidaya hidroponik surabaya budidaya hidroponik semarang budidaya hidroponik kudus budidaya hidroponik jakarta budidaya hidroponik malang budidaya hidroponik solo budidaya hidroponik jepara budidaya hidroponik kalimantan budidaya hidroponik medan budidaya hidroponik denpasar budidaya hidroponik palembang budidaya hidroponik karanganyar budidaya hidroponik salatiga budidaya hidroponik sidoarjo, aquaponik sistem hidroponik cara berhidroponik NFT DFT

Rabu, 22 Februari 2017

Hidroponik Pekarangan Rumah

Berhidroponik di Pekarangan Rumah

Hidroponik pada dasarnya adalah bertanam dengan meminimlisir penggunaan lahan. Dari pengertian tersebut maka salah satu tujuan hidroponik adalah bisa juga untuk bertanam di pekarangan rumah sendiri. Adanya teknik hidroponik ini bisa memudahkan seseorang untuk melakuakan penanaman / bercocok tanam di pkarangan rumah. Hidroponik tek memerlukan tanah untuk media, hanya membutuhkan air saja yang menjadi bahan pokok utama, sehingga halaman kemungkinan tidak terlalu kotor, dan kelihatan bersih

Berhidroponik tidak harus mengeluarkan biaya yang mahal untuk melakukannya, kalau memang sudah tahu teknik dasar hidroponik itu sendiri. hidroponik bisa dimodel sesederhana mungkin sehingga memotong biaya aplikasinya.
berhidroponik dipekarangan rumah


Salah satu cara dan mungkin dari salah satu banyak cara untuk melakukan hidroponik yang murah di pekarangan rumah adalah dengan menggunakan barang bekas, seperti gelas air mineral, botol bekas mineral, dan yang lainnya yang mungkin dikira bisa digunakan untuk berhidroponik.

hidroponik halaman rumah

Cara seperti itu bisa memotong biaya dari berhidroponik, mestipun tidak memotong 100% dari semua biaya, hanya saja mungkin yang memerlukan biaya adalah untuk membeli nutrisinya, akan tetapi juga tidak terlalu mahal, 1 kemasan kecil paling sekitar 25rb untuk kapasitas 100 liter air.

Alangkah lebih sempurnanya jika bisa membuat ramuan pupuk hidroponik sendiri, mungkin ini akan bisa 100% memotong biaya berhidroponik. Bisa juga menggunakan aquapponik atau budidaya ikan dan selanjutnya air kolamnya disirkulasikan untuk digunakan nutrisi hidroponik. Akan tetapi, menggunakan pupuk sendiri maupun menggunakan air kolam ikan kandungan nutrisinya kurang begitu lengkap, akhirnya bisa juga menghambat pertumbuhan tanaman, mungkin untuk tanaman seperti kangkung atau tanaman yang gampang hidup disa dilakukan praktek seperti itu.

Senin, 13 Februari 2017

Rumah Plastik

Rumah Plastik Hidroponik

Penanaman Hidroponik sebaiknya dilakukan dalam rumah plastik atau greenhouse, rumah plastik dibangun seperti los pasar dengan kerangka kayu, atau bambu kering. Ukuran bisa 7m x 10m, atau bebas yang penting aman. Jarak antar rumah plastik (kalau memang membangun lebih dari satu) sebaiknya dibuat 2 meter agar sirkulasi udara dapat masuk dengan leluasa, sehingga dapat menyejukkan lingkungan. Rumput rumput yang tumbuh diantara sela sela rumah plastik harus selalu dibabat agar tidak menjadi sarang hama bagi tanaman.

Rumah plastik

Atap rumah menggunakan lembaran plastik UV, tinggi samping rumah plastik sebaiknya 4 meter, dan menggunakan jaring paranet atau jaring anti serangga, jaring ini dipasang dengan rapat dari atas sampai bawah.

Lantai yang berada dalam rumah plastik cukup dibersihkan saja dari rumput rumput liar, kemudian ditata media penanamannya sesuai yang diinginkan. Bisa model NFT, Aeroponik, DFT, dan yang lainnya.

Sebelum dipakai, ruangan rumah plastik harus dibebas hamakan terlebih dahulu, dengan jalan ditutuprapat agar suhu naik sekitar 50 derjat. Suhu setinggi ini memang belum mematikan serangga atau hama, hanya saja melumpuhkan saja. setelah itu didinginkan hingga mencapai 40 derajat, dan kemudian disemprotkan formalin untuk menumpas benih bakteri dan cendawan ditambahkan insektisida.
Kemudian rumah plastik siap diinstalasikan untuk menanam tanaman hidroponik.

Kamis, 02 Februari 2017

Sayur Kubis Merah

Kubis Merah Hidroponik


kubis (kol) merah memiliki beberapa keunggulan daripada kubis hijau, kandungan vitamin C dalam kubis merah lebih banyak dua kali lipat dibanding kubis hijau. warna merah keunguan ini menunjukkan tingginya kandungan antocyanin pada sayur ini. antocyanin merupakan zat pigmen yang memberikan warna pada buah atau daun, semakin pekat warnanya maka semakin tinggi pula kandungan pigmennya.

hasil riset menunjukkan bahwa kol merah mengandung 36 jenis antosianin, dimana 8 jenis zat yang terkandung di dalamnya tidak terdapat pada kubis hijau. beberapa jenis antosianin memiliki sifat antioksidan tinggi.
kubis merah hidroponik

untuk menanam tanaman jenis kubis ini, benih kubis disemai dulu pada rockwoll atau yang lainnya, sampai berkecambah. sesudah berdaun 5-6 helai kira-kira umur 2 minggu, di usahakan jarak penyemaiannya agak lebar sekitar 5-10cm karena daunnya yang lebar.

Setelah itu bibit baru dipindah tanam kesaluran penanaman hidroponik dengan jarak kurang lbih 40-50 cm. jarak tanamnya memang lebar, karena daunnya yang terbentuk memakan tempat, baru padaumur 2 bulan, hasil penanaman bisa dipanen. kropnya benar benar bulat, dan bobotnya 1,5 kg tiap buah.
Kubisd merah disebut juga red kraut atau blue kraut memiliki beberapa keunggulan daripada kubis hijau. Vitamin C dalam kubis merah, dua kali lipat lebih tinggi dari kubis hijau.

Protected by DMCA: http://tradisioanal-obat.blogspot.co.id/2016/05/manfaat-utama-kol-merah-kesehatan.html
Obat Alami © - Tips Kesehatan, Tips Kecantikan dan Gaya Hidup Sehat
Kubis merah disebut juga red kraut atau blue kraut memiliki beberapa keunggulan daripada kubis hijau. Vitamin C dalam kubis merah, dua kali lipat lebih tinggi dari kubis hijau. Warna merah keunguan menunjukkan tingginya jumlah anthocyanin dalam sayur ini. Anthocyanin merupakan pigmen yang memberikan warna pada buah atau sayur. Makin pekat warnanya, makin tinggi kadar pigmen tersebut. Kenapa warna kubis merah sangat gelap? Tanah yang digunakan sebagai media tanam bagi sayur ini dikondisikan pada pH tinggi. Hasil riset oleh Agricultural Research Service (ARS) menunjukkan bahwa kol merah mengandung 36 jenis anthocyanin, dimana 8 jenis zat yang terdapat di dalamnya tidak ditemukan pada kol hijau. Beberapa jenis anthocyanin memiliki sifat antioksidan, 2 kali lipat dari vitamin C.

Protected by DMCA: http://tradisioanal-obat.blogspot.co.id/2016/05/manfaat-utama-kol-merah-kesehatan.html
Obat Alami © - Tips Kesehatan, Tips Kecantikan dan Gaya Hidup Sehat
Kubis merah disebut juga red kraut atau blue kraut memiliki beberapa keunggulan daripada kubis hijau. Vitamin C dalam kubis merah, dua kali lipat lebih tinggi dari kubis hijau. Warna merah keunguan menunjukkan tingginya jumlah anthocyanin dalam sayur ini. Anthocyanin merupakan pigmen yang memberikan warna pada buah atau sayur. Makin pekat warnanya, makin tinggi kadar pigmen tersebut. Kenapa warna kubis merah sangat gelap? Tanah yang digunakan sebagai media tanam bagi sayur ini dikondisikan pada pH tinggi. Hasil riset oleh Agricultural Research Service (ARS) menunjukkan bahwa kol merah mengandung 36 jenis anthocyanin, dimana 8 jenis zat yang terdapat di dalamnya tidak ditemukan pada kol hijau. Beberapa jenis anthocyanin memiliki sifat antioksidan, 2 kali lipat dari vitamin C.

Protected by DMCA: http://tradisioanal-obat.blogspot.co.id/2016/05/manfaat-utama-kol-merah-kesehatan.html
Obat Alami © - Tips Kesehatan, Tips Kecantikan dan Gaya Hidup Sehatg
Kubis merah disebut juga red kraut atau blue kraut memiliki beberapa keunggulan daripada kubis hijau. Vitamin C dalam kubis merah, dua kali lipat lebih tinggi dari kubis hijau. Warna merah keunguan menunjukkan tingginya jumlah anthocyanin dalam sayur ini. Anthocyanin merupakan pigmen yang memberikan warna pada buah atau sayur. Makin pekat warnanya, makin tinggi kadar pigmen tersebut. Kenapa warna kubis merah sangat gelap? Tanah yang digunakan sebagai media tanam bagi sayur ini dikondisikan pada pH tinggi. Hasil riset oleh Agricultural Research Service (ARS) menunjukkan bahwa kol merah mengandung 36 jenis anthocyanin, dimana 8 jenis zat yang terdapat di dalamnya tidak ditemukan pada kol hijau. Beberapa jenis anthocyanin memiliki sifat antioksidan, 2 kali lipat dari vitamin C.

Protected by DMCA: http://tradisioanal-obat.blogspot.co.id/2016/05/manfaat-utama-kol-merah-kesehatan.html
Obat Alami © - Tips Kesehatan, Tips Kecantikan dan Gaya Hidup Sehat

Minggu, 22 Januari 2017

Hidroponik Substrat

Teknik Hidroponik Substrat

Model hidroponik substrat merupakan model hidroponik yang menggunakan bahan tambahan untuk menanam tanaman, namun bukan dari tanah, misalnya arang sekam, pasir,dll.
Untuk menanam jenis tanaman yang berbatang besar dan berbuah berat seperti melon atau semangka, saluran hidroponik yang berisi cairan saja kurang begitu memuaskan. Akar tanaman yang tenggelam dalam cairan kurang kuat menahan batang, danmeskipun sudah dibantu oleh turus sebagai penguat batang, masih juga terpaksa menghabiskan energi untuk memperkokoh susunan akar. Energi yang tersisa untuk membentuk bunga dan buah tinggal sedikit, kalaupun berhasilmembentuk buah,buahnya kurang cepat besar.

Akar harus mencengkeram media tanam yang lebih padat daripada air, sehingga tanaman cepat menyelesaikan pembentukan akar yang kokoh, dan kemudian mempunyai waktu dan tenaga untuk membentuk bunga dan buah dengan cepat. Karena itu, untuk jenis-jenis tanaman berat harus memakai media yang lebih padat daripada air. Cairan nutrisi disiramkan atau diteteskan ke dalam media tanam yang padat tersebut. Media yang bagus digunakan adalah media yang sudah disterilkan dari bakteri atau jamur, media arang sekam padi merupakan media yang mudah disterilkan daripada pasir.

teknik substrat

Pembuatan arang sekam tidakterlalu sulit, sekam dibakar tidak sampai menjadi arang, hanya saja cukup dengan dipanggang atau disangrai. Arang sekam ini sudah cukup steril dan dapat dipakai ulang sampai dua kali penanaman, tetapi sebelum dipakai ulang sebaiknya dicuci dan disterilkan dulu.

Senin, 16 Januari 2017

Teknik DFT Menggunakan Botol Bekas

Teknik hidroponik DFT (Deep Flow Technique), merupakan teknik hidroponik dengan mensirkulasikan air ke pipa-pipa namun air tidak langsung mengalir semua, larutan nutrisi masih tertampung sebanyak 1/2 atau 1/4 pipa. sistem DFT memerlukan  listrik untuk mensirkulasikan air ke dalam pipa pipa tersebut dengan menggunakan pompa dan untuk menghemat penggunaan listrik, kita dapat menggunkan timer (untuk mengatur waktu hidup dan mati pompa).
sistem DFT





kelebihan menggunakan teknik DFT ini adalah, jika mati lintrik tanaman tetap masih mendapatkan nutrisi, karena nutrisi masih tertampung disebagian bawah pipa.

bagi para penggemar hidroponik, yang mau mencoba teknik DFT, tapi biaya mepet maka bisa menggunakan botol bekas mineral untuk mengganti pralon.

sekarang saya akan berbagi ilmu untuk membuat sistem DFT dengan menggunakan botol bekas.
  • pertama siapkan dulu botol bekas ukuran 1500ml, dan siapkan alat dan bahan seperti Cater, gunting, spidol, bur, lem pralon, dan pipa kecil.
  • lubangi bagian samping botol sesai ukuran pot


  •  kemudia selanjutnya dilubangi bagia bawah botol degan bor atau alat lainnya, untuk menyambungkan botol satu dengan yang lainnya, kemudian sambung botol dengan menggunakan lem pralon.
    hidroponik sederhana
  • gunakan pompa untuk mensirkulasikan larutan nutrisinya, tidak perlu hidup terus menerus.

  •  gunakan kayu, bambu untuk digunakan sebagai penyangga botol botolnya.
beginilah hasil akhir dari sistem DFT dengan menggunakan botol bekas mineral, cukup mudah dan biaya tidak terlalu mahal. selamat mencoba, semoga bermanfaat.

by Amd solihin




Senin, 26 Desember 2016

Bertanam Hidroponik Murah



Bertanam Hidroponik Murah? Pakai Botol Bekas Air Mineral Saja
Bagian I


Sistem bertanam hidroponik merupakan teknik bertanam dengan media air. Teknik ini sangat efisien digunakan di lahan-lahan sempit karena tidak memerlukan tanah sebagai media utamanya. Bahan pokok yang diperlukan hanyalah wadah penampung air dan nutrisi cair sebagai sumber utama kebutuhan tanaman. Teknik ini seringkali dipandang praktis meski juga di sisi lain mahal karena perlengkapannya. Kita bisa mengakalinya dengan memanfaatkan barang bekas sebagai wadah pengganti yang murah dan mudah.

Salah satu barang bekas yang bisa kita gunakan adalah botol bekas air mineral. Botol air mineral ukuran 1500 ml sangat cocok dimanfaatkan karena memiliki karakter bahan plastik yang cukup kuat dan gampang diolah. Sebagai awalan, kita bisa menerapkan teknik hidroponik dengan sistem apung, yakni teknik paling dasar dalam berkebun hidroponik. Pada dasarnya tanaman dalam cara ini tidak benar-benar mengapung, hanya saja ini merupakan bentuk modifikasi dari sistem apung.

Alat yang perlu disiapkan hanyalah gunting, sedangkan bahan-bahannya antara lain; 1)Botol air mineral bekas, 2) Kerikil atau pecahan batu, 3) Benih tanaman (semisal benih cabai, bayam, dll) 4) Air dan nutrisi cair. 
Pertama-tama potong botol air mineral bekas secara melintang menjadi dua bagian dengan perbandingan 1 : 2 
hidroponik barang bekas

 Langkah selanjutnya yakni dengan menyusun penopang benih tanaman menggunakan kerikil atau kereweng pada bagian botol atas, pastikan benih tanaman tertopang dengan baik dan akarnya menyentuh media air (benih yang sudah siap tanam yang memiliki akar yang mencukupi). Terakhir, beri media air nutrisi tanaman yang cukup dan letakkan hiroponik sederhana anda di tempat yang memiliki intensitas cahaya yang memadahi.

Sangat mudah bukan? Anda bisa menekan biaya modal pun tanaman akan tumbuh seperti yang anda harapkan. Maka siapa bilang jika bertanam hidroponik itu harus mahal, dengan cara ini anda juga turut berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan sekitar. Selamat mencoba.

hidroponik murah


Senin, 19 Desember 2016

Hidroponik dengan Teknik Apung

Hidroponik dengan Teknik Terapung


Menanam hidroponik biasanya menghabiskan biaya yang cukup mahal, namun semua itu bisa diatasi dengan menggunakan teknik teknik yang berbiaya murah. menggunakan teknik terapung merupakan salah satu teknik hidroponik yang tergolong relatif murah.

hidroponik terapung

Teknik hidroponik terapung memakan biaya yang cukup murah, tidak memerlukan listrik untuk menjalankannya, namun ya memiliki kelemahan juga, semua teknik hidroponik memiliki kelemahanjuga kelebihan masing masing.
kelemahan teknik terapung
-air dalam media kurang suplai udara, karena airnya tidak mengalir
-harus diaduk2 secara manual
kelebihan dari teknik terapung adalah memakan biaya yang murah, pertumbuhannya tidak kalah dengan teknik lain, mudah pengaplikasiannya.

Senin, 21 November 2016

Pemanfaatan Barang Bekas untuk Hidroponik

Pemanfaatan Barang Bekas untuk Hidroponik

hidroponik tidak harus mahal, mengapa?? karena agar di semua kalangan masyarakat bisa melakukan atau mempraktekkan budidaya secara hidroponik. memang budidaya hidroponik secara umum dikenal sebagai hobi yang cukup mahal, dan hanya dilakukan oleh kalangan menengah ke atas. dengan menggunakan barang bekas ini maka akan menjadi salah satu solusi agar budidaya hidroponik bisa dilakukan oleh semua kalangan masyarakat.

hidroponik yang murah


salah satunya adalah dengan menggunakan bekas botol air mineral, ada berbagai macam cara untuk menggunakan bekas botol air mineral, salah satunya dengan memotong sebagian botol kemudian di balik.
budidaya hidroponik botol bekas

langkah yang dilakukan adalah:
  • pertama siapkan  botol bekas air mineral, untuk ukuran disesuaikan dengan jenis tanamannya, jika tanamannya kecil bisa menggunakan botol yang ukuran kecil
  • kemudian potong sebagian yang deket ujung botol tersebut
  • setelah itu balik ujung botol tersebut untuk diisi tanaman
  • masukkan tanaman yang sudah disemai yang sudah siap dipindah tanam
  • kemudian masukkan larutan nutrisi dibagian potongan botol yang bawah
  • demikian cara singkat bercocok tanam hidroponik dengan menggunakan botol bekas, mudah dan praktis


botol bekas untuk budidaya hidroponik

Jumat, 22 Juli 2016

Pembibitan Pada Hidroponik


Pembibitan Tanaman

Pembibitan adalah kegiatan penumbuhan bibit dari benih, yang kemudian bibit-bibit ini akan dijadikan tanaman produksi di dalam greenhouse. Pembibitan dilakukan di lahan yang terpisah dengan greenhouse bagian pembesaran tanaman. Penyemaian bisa dilakukan dengan metode substrat, yaitu pada pecahan batu kecil-kecil dengan bagian bawah dilapisi plastik dan ada juga yang dengan menggunakan rockwool.

Penggunaan pecahan batu kecil-kecil pada pembibitan ini adalah berfungsi agar ketika akan dilakukan pemindahan bibit ke media tanam kira-kira umur 15 hari, saat pencabutan akar tidak banyak yang putus, jika dilihat dari prosentasenya akar yang masih nempel pada tanaman adalah sebanyak 95%, selain itu akar juga kelihatan bersih sehingga menghemat waktu, tidak perlu membersihkan akar terlebih dahulu, dan medium pecahan batu ini juga cukup menghemat biaya, tidak perlu ganti yang baru walaupun sudah dipakai berkali-kali. Pada bagian bawah pecahan batu diberi lapisan plastik sebagi lapisan kedap air yang berfungsi sebagai penampung air dan nutrisi yang dialirkan atau disiramkan pada bedengan penyemaian benih tersebut, sehingga kelembapan akan terjaga. 

Penyebaran benih dilakukan secara merata dengan jarak yang tidak terlalu rapat. Cara ini bertujuan meningkatkan pertumbuhan dan memudahkan bibit yang tumbuh dapat menerima cahaya matahari yang cukup dan merata.
pembibitan pada pecahan batu

Kemudian pembibitan yang menggunakan media rockwool ( bahan berserat seperti spon yang anorganik dan dapat menahan banyak air juga udara). Bahan ini berfungsi agar tidak usah membungkus akar lagi dengan rockwool saat akan melakukan pemindahan bibit untuk menuju pembesaran atau sub cultur, selain itu juga media rockwool ini memiliki kemampuan untuk mempertahankan kelembapan dan kandungan air hingga beberapa waktu, dan juga banyaknya serat di media ini mengakibatkan air dan udara bisa beredar, sehingga biji mampu tumbuh dan berkembang dengan baik. Pada bedengan atau tempat penyemaian benih yang tidak dialiri air secara otomatis, dilakukan penyiraman dua kali dalam satu hari, agar benih tercukupi kebutuhan air dan nutrisinya. 
pembibitan pada rockwoll

Untuk penyemaian benih ukuran nutrisi yang digunakan lebih sedikit perbandingannya nutrisinya dengan air dibandingkan dengan saat pembesaran. Pada pembenihan ukuran perbandingannya yaitu 5 cc nutisi A dan 5 cc nutrisi B / 2 liter air, sedangkan untuk pembesaran tanaman yaitu 5 cc nutrisi A dan 5 cc nutrisi B / 1 liter air, 5 cc = satu tutup botol aqua. Hal ini dikarenakan pada saat pembenihan yang dipakai adalah biji, dan  di dalam biji itu sendiri sudah tersedia cadangan makanan sebagai energi untuk pertumbuhan biji tersebut, maka nutrisi yang diperlukan cukup sedikit saja.

 Dalam menyediakan nutrisi pH meruakan hal penting yang perlu diperhatikan juga, (karsono, S. 2013) mengatakan bahwa nutrisi tertentu menjadi tidak tersedia bagi tanaman jika kadar pH nya berada di luar kisaran normal, dan kebanyakan tanaman pada proyek hidroponik akan berkembang baik pada kadar pH kisaran 5,8 sampai 6,5.